Matahari

menulis harap, semenjak kau jadi penerang jiwaku...,

Bahasa rumput menjelma,
saat tertiup angin...
aku hanya ingin mengurai wajahmu yang selalu cemas
ketika kita tak bersama
ketika kita tak berkata.

Namun...,
walau sungguh tak inginkan ini,
senyumku kan terukir saat kita bersama.


-elna, poetry

0 komentar:

Post a Comment