jika disebut satu per satu? itu tidak mudah, karena, banyak... banyak hal yang aku suka dari dia, keberadaannya, senyum, marahnya, perasaan, dan kesalnya, dan lain-lain, dan lain-lain, dan lain-lain...
Yang pasti,... bukan karena senyumnya seperti bintang saja, bukan karena kehadirannya seperti warna perlangi. bukan, bukan karena itu saja. Mungkin, ketika malam bertanya dan membuat aku bergetar, karena sulit, ada banyak jawaban yang ada; ada berarti saat masa nya tersaji di meja duniaku, di bilik mimpiku... ada banyak yang tersimpan disini... ada banyak yang tak bisa aku mengerti, ada banyak pertayaan, itu yang membuat "kenapa" mungkin? itu yang membuat aku tak bisa berkata, dan mungkin, itu juga yang membuat "sayang." meski mungkin, dia akan tetap pergi, bila suatu saat kita ada pertengkaran yang sulit dan aku bertahan menunggu pengertiannya, atau sebaliknya.
Ini juga bukan perasaan ragu, Aku akan tetap bersyukur untuk semua tentang kita dan berharap kita bisa melewati jatah waktu kita yang berdiri di ujung, ya, di ujung sana, mungkin diantara pagar waktu.
Aku tak ingin berserah pada keadaan ketika diantara kita tertatih, aku juga akan melakukan banyak hal, UNTUK KITA :) tetapi satu halaman kertas tak mungkin cukup menampung satu huruf "A" dan tentaranya, bergitu pun pada keberadaan kita dalam lingkup waktu ini. Ini BUKAN Janji.
"PERCAYA." tunjukan perasaan itu, dan kembali untuk selalu melihat keadaannya, agar aku lebih kuat, aku peracya dengan perasaan ini,
2 komentar:
Perjalanan diatas [Pelangi]? huft.. tapi hujan belum juga reda, dan baru saja [Tuan Waktu] menyikapi Kita. Apa sebaiknya kita menunggu di [Halte Mimpi] agar bila [Bus Cerita] datang, Kita bisa dengan cepat menaiki pundaknya, sehingga bisa cepat sampai di rumah [CINTA] :)
:c:
Post a Comment